Perbedaan Kain Batik & Tenun


Indonesia adalah negara beragam, terutama dari sisi seni dan budayanya. Masing-masing daerah di Indonesia memiliki pakaian tradisional dengan karakteristik yang unik. Kostum nasional Indonesia yang paling dikenal adalah Batik dan Tenun. Sebagai orang Indonesia, kita biasanya memakai kain Batik dan Tenun untuk acara-acara formal maupun upacara adat.

Sebagian dari kita, bahkan saya juga, berpikiran kalau kain Batik dan Tenun itu sama — kebanyakan karena terkadang kain dan motifnya terlihat hampir sama. Tapi ternyata, mereka punya banyak perbedaan lho! Perbedaannya bisa dilihat dari empat poin yang saya tuliskan di bawah. Jadi, yuk sekarang kita cari tahu apa saja sih yang bisa membedakan kain Batik dan Tenun?

Batik and Tenun Differences

Bagaimana Cara Kain Tenun dan Batik dibuat
Di Indonesia, kain Tenun dibuat dengan cara menenun benang lungsi dan pakan, yang sebelumnya sudah diikat dan dicelupkan ke dalam pewarna alami. Proses menenun ini menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin. Sedangkan, Batik adalah teknik pembuatan pola menggunakan lilin dan parafin untuk mewarnai. Kain Batik awalnya dibuat dengan kain mori putih sebagai bahan dasar yang nantinya ditebalkan dengan menggunakan canting. Menurut bahasa Jawa, Batik berasal dari kata “Amba” dan “Titik”, yang berarti menulis dan meneteskan / menitikkan.

Berapa Lama Kain-Kain ini dibuat
Proses pembuatan kain Tenun dan Batik mempengaruhi harga dari kain-kain tersebut lho. Kain Tenun biasanya lebih mahal daripada kain Batik. Kenapa? Karena pembuatan kain Tenun menggunakan waktu yang lebih lama. Mereka dibuat menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin atau dengan cara tenun manual. Selain itu, membuat kain Tenun juga butuh kesabaran dan ketelitian yang tinggi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk kain Batik, memang pembuatannya juga butuh berbulan-bulan. Tetapi sekarang kita sudah memiliki cap Batik. Hal ini pastinya mempercepat proses pembuatan kain batik.

Bagaimana Cara Mewarnainya
Untuk segi mewarnai, kain Tenun dapat mencapurkan lebih banyak warna dari kain Batik. Karena kain Batik biasanya hanya menggunakan dua sampai tiga warna, satu untuk warna dasarnya.

Motif
Motif dari kain Tenun lebih bervariasi. Motif Tenun yang dimiliki suatu daerah biasanya pasti berbeda dengan daerah lain. Sementara untuk kain Batik, motif yang mereka punya kurang lebih sama di antara daerah (motif flora, fauna, dan lain-lain). Tetapi kalau kita perhatikan lebih dekat, pastinya mereka memiliki sedikit perbedaan di setiap motif kainnya.

Pakaian nasional kita itu sangat kompleks dan cantik. Maka dari itu, kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga dengan apa yang kita punya. Cara yang paling gampang, dengan mempelajari tentang budaya kita dan pastinya memakai hasil produk Indonesia.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

clear formSubmit